Gejala HIV AIDS Untuk Orang Awam

HIV adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan menyebabkan AIDS (acquires immunodeficiency syndrome). Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan hilangnya ketahanan terhadap bermacam-macam infeksi. Virus ini mungkin ada dalam darah selama bertahun-tahun sebelum timbul gejala-gejala AIDS.

90% kasus AIDS terjadi pada kaum homoseksual atau pria biseksual, pemakai obat-obat terlarang melalui suntikan dan mereka yang menerima darah atau produk-produk darah yang tercemar HIV. Di kota yang jumlah pemakai obat-obat terlarangnya tinggi, kasus HIV pada wanita pada wanita hamil menjadi lebih banyak.

Para ahli kebidanan sangat memperhatikan HIV sebab wanita hamil dapat tanpa sadar menularkan virus ini kepada bayi yang dikandungnya. Jika Anda pernah berhubungan seks dengan seseorang yang berasal dari kelompok berisiko tinggi membawa virus AIDS, bicarakan masalah Anda dengan dokter.

HIV biasanya ditularkan melalu hubungan seks dengan orang yang mengidap virus itu dan terdapat kontak langsung dengan darah atau proudk darah dan cairan tubuh lainnya. Pada wanita virus mungkin masuk melalui luka atau lecet pada mulut rahim atau vagina. Begitu pula virus memasuki alirah darah pria jika pada genitalnya ada luka atau lecet.

Hubungan seks memalui dubur berisiko tinggi untuk terinfeksi, namun juga melalui vagina dan oral. HIV dapat juga ditularkan memlui kontak langsung darah dengan darah, seperti jarum suntik (pecandu obat narkotik suntikan), transfusi darah/ produk darah, ibu hamil ke byi saat melahirkan, pisau cukur, dan sikat gigi. Tidak ada bukti penularan melalui kontak sehari-hari seperti berjabatan tangan, mencium, gelas bekas dipakai penderita, handuk atau melalui closet umum, karena virus ini sangat rapuh.

Banyak gejala AIDS yang mirip gejala penyakit biasa seperti pilek, bronkitis dan influensa. Bedanya ia berlangsung lebih lama, lebih parah, sukar hilang dan sering kambuh. Rasa lelah yang berkepanjangan tanpa sebab, demam berminggu-minggu lamanya, diare berkepanjangan, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak atau lipat paha, berat badan menurun, batuk-batuk.

Gejala-gejala ini perlu diwaspadai jika kemunculannya tidak dapat dijelaskan, apalagi jika terdapat pada orang yang termasuk kelompk berisiko tinggi terkena AIDS. Kelompok berisiko tinggi terhadap HIV AIDS adalah homoseksual, pecandu narkotika suntik, hemofilia, transfusi darah, anak dari ibu HIV (+), perawat, karyawan di laboratorium klinik dan wanita tuna susila (WTS). 


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Pengobatan Hiv / Aids, Buah Merah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bagi Penderita HIV/AIDS, KLLIK DETAIL DISINI!
=====================================


This entry was posted in Gejala Hiv Aids and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *